Masih banyak pemilik bisnis yang belum tahu value atau manfaat mempunyai website secara jelas.

Terutama cara pikir spanduk yang dipasang di jalan dan berharap semua orang melihat.

Setujukah kalau website merupakan hal penting bagi marketing bisnis kamu?

Saya Tidak.

Err kok saya bisa bilang begitu?

Selama menjadi konsultan website lebih dari 2 tahun, sering saya mendapat pertanyaan dari setiap para calon klien yang sangat umum yaitu :

“bro berapa buat web di lo ya?”

dan hanya berhenti sampai disitu. No more questions asked.

Halo?

Jujur banyak yang berkata kepada saya yang ingin membuat website tapi tidak kunjung ter-eksekusi.

Saya merasa penasaran apakah harga yang selalu jadi pertimbangan.

Saya coba bertanya ke beberapa pemilik bisnis yang ingin membuat website.

Saya menemukan pola pikir yang sama!

Pola pikir apa itu? spray and pray

Too much marketing communication and too little targeting has been behind a sharp uptick in brand damage.

Artinya adalah semprot dan berdoa agar manjur.

Jika di artikan pasang spanduk di jalan dan berharap semua orang menelpon ke nomor bisnis anda.

Sama saja anda membuat website dan berharap dibaca oleh orang-orang tanpa strategi promosi atau marketing.

Pola pikir marketing yang sangat salah!

Kali ini saya akan membantu kamu yang mempunyai bisnis dan masih ragu dengan manfaat apa yang bisa website berikan untuk strategi marketing ataupun kamu freelancer yang sedang meyakinkan calon kliennya.

Baca terus.

 

Manfaat #1 : Kredibilitas : terbuat dari kepercayaan dan keahlian

Bayangkan kamu mempunyai email bisnis seperti ini :

namakamu@bisniskamu.com vs namakamu@gmail.com / namakamu@yahoo.com

mana yang terlihat lebih professional?

credible website

Menurut B.J Fogg seorang computer scientist dari Stanford University menyatakan bahwa website yang mempunyai kredibiltas adalah :

  1. Kita percaya terhadap informasinya
  2. Menerima sarannya
  3. dan percaya hasilnya.

Mungkin kamu pernah mendapat pertanyaan dari calon pelanggan kamu seperti ini?

“websitenya apa ya?” , Lalu apa yang kamu jawab?

Menurut saya ini merupakan tanda komunikasi dari calon pelanggan yang belum mau membeli, tapi ingin mencari tahu lebih tentang bisnis kamu. Semua butuh waktu kan?

Apa yang saya dapat lakukan?

Jadi jika bisnis kamu ingin terlihat lebih terpercaya dan ahlinya dalam memberi solusi, maka tidak ada salahnya kamu memperhitungkan rencana digital marketing untuk membuat website dari desainnya sampai isi konten terlihat simple dan professional untuk memberikan ruang komunikasi lebih ke calon pelanggan.

 

Manfaat #2 : Kemudahan akses dimana saja selama 24 jam

“Websites promote you 24/7: No employee will do that.”  ― Paul Cookson

Tidak ada seorang salesman yang menjual ataupun marketing yang memasarkan bisnis kamu selama 24*7 jam dan berbicara ke siapa saja, kapan saja dan dimana saja.

Bahkan karyawan seven-eleven pun tidak mau.

Hanya karyawan kamu yang bernama website yang 100% dapat berkomunikasi dengan pelanggan, tanpa komisi dan gaji yang besar tiap bulannya.

Apa yang saya dapat lakukan?

Catat : Tidak semua website dapat diakses 24 jam karena terkadang ada masalah kerusakan atau perbaikan server. Tanyakan kepada yang akan membuat website kamu apakah ada jaminan dapat 24 jam diakses.

 

Manfaat #3 : Value investment over cost-effective dengan inbound marketing.

Berapapun harga investasi yang ditawarkan untuk membangun website sangatlah murah sekali.

Entah itu 3 Juta, 5 juta atau 15 juta.

Tapi inilah terkadang pikiran kita terjebak karena kita mendikte harga sebuah website berdasarkan budget, bukan berdasarkan value dan investment.

“I think not focusing on money makes you sane because in the long run it can probably drive you crazy.” – Kevin Systrom, Instagram

Apakah kamu tahu dengan mempunyai konten di website akan sangat membantu bisnis kamu melakukan sales yang jauh lebih efektif? mungkin kamu pernah kata cold calling is dead.

Dengan adanya website kamu dapat menerapkan inbound marketing.

mashable inbound marketing

Menurut mashable inbound marketing memerlukan 62% budget lebih kecil ketimbang outbound marketing, sedangkan manfaatnya bisnis kamu dapat generate 55% revenue hanya dengan mengandalkan fitur blog website.

Memang harga membuat website di awal terlihat mahal

Tapi value returnnya jauh lebih menguntungkan.

Ketimbang kamu menambah terus karyawan sales atau marketing kamu yang belum tentu terlihat performanya, tambahan komisinya, bonus tahunan dan tunjangan.

Apa yang saya dapat lakukan?

Jadikan komparasi ini untuk menambah value bisnis kamu untuk membantu komunikasi karyawan sales dengan pelanggan.

Buatlah rencana seberapa besar investasi yang sesuai dengan kebutuhan marketing kamu di digital.

 

Manfaat #4 : Edukasi calon pelanggan tentang bisnis kamu

Mau tahu value yang paling mahal jika mempunyai website?

Edukasi ke calon pelanggan tentang bisnis kamu.

website education

70% pelanggan lebih memilih membaca artikel daripada ads untuk mengenal perusahaan menurut ContentplusUK.

Kenapa pelanggan lebih memilih membaca artikel? menurut Pew Research Center dalam surveinya 86% dari pelanggan suka searching online untuk belajar hal baru yang meningkatkan pengetahuannya.

Apa kamu melihat ini sebagai pola behavior mayoritas pelanggan di zaman sekarang? apakah kamu salah satu dari 86% itu juga?

Tapi di Indonesia justru kebanyakan bisnis yang saya temui tidak menggunakan kesempatan ini.

Website hanya dipasang sebagai brosur digital atau (company profile), dan ini merupakan kesalahan terbesar bisnis tidak memaksimalkan value besar sebuah website.

Apa yang saya dapat lakukan?

Coba kamu searching kembali apa yang sedang kamu cari kemarin dan lihat bentuk konten yang membantu kamu. Lihat lagi rencana atau konten website kamu. Apakah sudah ada konten yang mengedukasi calon pelanggan kamu? Jika iya maka ini adalah kesempatan untuk membuat komunikasi ke pelanggan kamu.

 

Manfaat #5 : Mengontrol takdir bisnis sendiri dari labilnya sebuah startup baru

Bayangkan bisnis kamu sangat bergantung dengan salah satu marketplace atau startup. Mendadak pemerintah melarang pengoperasian mereka.

Apa yang akan terjadi?

Boooo….

Kamu kehilangan salah satu channel pemasaran besar yang dapat menurunkan penjualan karena disitulah kamu melakukan komunikasi dengan pelanggan.

poin5Masih ingat kasus tentang hampir tidak diizinkannya uber dan grab-car?

Isu e-commerce yang akan dinaikan pajaknya? Ataupun startup yang tumbang di Indonesia seperti shopius?

Ataupun instagram yang mengubah algoritma timeline yang tidak yang paling update lagi disaat kamu sibuk mengomentari logo barunya?

Walaupun startup e-commerce dan teknologi lainnya sedang panas tapi kamu harus waspada terhadap hal seperti ini.

Sementara website jauh dari masalah tersebut karena kamu sendiri yang punya dan mengontrol takdir kamu sendiri.

Apa yang saya dapat lakukan?

Coba sering cari informasi tentang marketplace atau startup yang kamu sedang invest di channel mereka.

Apakah akan ada perubahah total dari bisnis mereka atau hal aneh yang akan terjadi terhadap marketplace atau startup tersebut.

Jangan sampai karena mereka jatuh bisnis kamu juga ikut jatuh.

 

Manfaat #6 : Meningkatkan kepuasan pengalaman pelanggan AKA Customer Experience (Service).

web customer service

Menurut 2015 Aspect Consumer Experience Survey 73% pelanggan ingin menyelesaikan masalah yang ia hadapi sendiri tentang produk atau layanan bisnis, bahkan 1/3 dari mereka sampai berkata :

“Aku lebih baik membersihkan toilet daripada berbicara dengan customer service.”

Sedikit cerita dan mungkin kamu punya pengalaman yang mirip.

Saya membeli sebuah hardware vga komputer. Hardware ini cukup mahal karena untuk keperluan bermain game.

Saat memasang vga itu saya harus membaca buku petunjuk dari box paketan hardware.

Tapi terkadang ada masalah yang memang tidak ada solusinya di buku petunjuk tersebut. (kalau tebal-tebal saya juga malas bacanya).

Akhirnya saya googling dan membuka websitenya dan ternyata banyak petunjuk yang saya bisa langsung cari dengan search (tanpa bolak balik halaman) dibanding buku yang termasuk dalam paketan box hardware tersebut.

Saya tidak merasa frustasi lagi dan saya puas dengan informasi yang diberikan perusahaan tersebut lewat website karena sangat membantu.

Apalagi saya tidak perlu telpon yang memakan pulsa dan waktu saya.

Karena hal kecil ini saya sering merekomendasikan produk perusahaan tersebut dibanding yang lain.

Apa yang saya dapat lakukan?

Jika bisnis kamu menjual produk yang lumayan complicated cara pemakaian, petunjuk dan perawatannya maka tidak ada salahnya kamu membuat website yang berisi konten produk kamu.

Apalagi kalau ada peraturan khusus seperti kesehatan dan sebagainya.

Maka disinilah konten FAQ ataupun agreement dapat membantu komunikasi bisnis dengan pelanggan kamu.

Disaat kamu membalas komentar atau feedback di social media atau yang lain kamu bisa langsung merujuk ke halaman web kamu.

 

Manfaat #7 : Membuat jangkar digital marketing.

Kamu memakai instagram, facebook atau twitter untuk promosi dan berjualan?

Ya tentu. Tapi saya tidak setuju.

Sebagai mantan orang sales saya tahu persis bagaimana raut muka pelanggan saya yang berubah dan pikiran yang lebih defensif ketika pitching saya berjalan tanpa ada relasi ataupun kepercayaan terhadap saya.

Seakan-akan berkata “saya hanya ingin tahu, tidak lebih”.

Menurut saya social media adalah tempat untuk bersosialisasi dan bercerita tentang bisnis kamu.

Coba lihat account social media NIKE.

Saya sangat suka dan merasa tidak dijual (walaupun saya ingin terus membeli karena produk mereka yang terlalu keren untuk dipasang dikaki saya).

Kamu tidak setuju? Oh tidak apa-apa semua punya pemikiran masing-masing.

Lagipula untuk beriklan sudah ada fitur ads toh untuk melakukan promosi yang jauh lebih presisi dibanding spanduk.

Tapi disini saya tidak mau berargumentasi tentang itu melainkan menambahkan satu kekuatan besar yaitu website sebagai jangkar dari konten bisnis kamu.

website marketing komunikasi

Bayangkan jika social media kamu bersosialisasi dan bercerita tentang brand kamu (seperti yang NIKE lakukan) dan di setiap itu kamu menaruh link website kamu sebagai pusatnya (jangkar).

Keuntungannya disini adalah tidak hanya social media kamu lebih tidak terasa menjual.

Website kamu di search engine semakin bisa masuk ke jajaran halaman pertama sebagai sebuah konten yang paling dicari karena sangat membantu serta dapat menampilkan produk lebih leluasa.

Apalagi kalau produk kamu mengandung hal-hal kesehatan yang harus diperhatikan dan website sangat membantu kamu untuk memberi informasi tentang itu ketimbang social media.

Apa yang saya dapat lakukan?

Cari tahu apakah konten bisnis kamu termasuk yang sering dicari di search engine? Kalau iya tidak ada paksaan untuk membuat website namun tidak ada salahnya kalau kamu membuat website untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Catat ini : Untuk mencari apakah konten bisnis kamu sering dicari dapat menggunakan google keyword planner

 

Kesimpulan

Membuat website tidak menjamin bisnis kamu akan terlihat di halaman pertama sebuah search engine.

Itu sama saja kamu mempunyai pola pikir spray and pray dan saya sangat tidak merekomendasikan membuat website kalau berpikir seperti itu.

Tapi jika kamu dapat memanfaatkan website di pipeline marketing bisnis kamu, saya sangat merekomendasikan untuk membuat web yang saya yakin sangat membantu marketing bisnis kamu.

Bagaimana menurut apakah kamu mendapatkan manfaat yang lebih jelas tentang website?

Saya yakin masih banyak manfaat lagi yang tidak terungkap di blog ini dan kalau kamu punya ide silahkan share di komentar dibawah ini.